Sabtu, 24 April 2010

Posted by Crew Our World

Suatu hari Allah SWT memerintahkan malaikat Jibril untuk menemuii salah satu makhluk-Nya yaitu kerbau dan menanyakan kepada si kerbau apakah dia senang telah diciptakan Allah SWT sebagai seekor kerbau. Malaikat Jibril segera pergi menemui si kerbau.


Di siang yang panas itu si kerbau sedang berendam di sungai. Malaikat Jibril mendatanginya kemudian mulai bertanya kepada si kerbau, "Hai kerbau! Apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kerbau?"

Si kerbau menjawab,
"Masya Allah, Alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kerbau, daripada aku dijadikan-Nya seekor kelelawar yang mandi dengan air kencingnya sendiri".

Mendengar jawaban itu, Malaikat Jibril segera menemui seekor kelelawar.


Malaikat Jibril mendekati seekor kelelawar yang pada siang hari itu sedang tidur bergelantungan didalam sebuah goa. Kemudian mulai bertanya pada si kelelawar, "Hai kelelawar apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kelelawar?"

Si kelelawar menjawab,
"Masya Allah, Alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kelelawar daripada aku dijadikan-Nya seekor cacing. Tubuhnya kecil, tinggal didalam tanah, berjalan saja menggunakan perutnya," jawab si kelelawar.

Mendengar jawaban itu pun Malaikat Jibril segera pergi menemui seekor cacing yang sedang merayap di atas tanah.


Malikat Jibril pun bertanya pada si cacing, "Hai cacing kecil apakah kamu senang telah dijadikan Allah SWT sebagai seekor cacing?"

Si cacing menjawab,
"Masya Allah, Alhamdulillah aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor cacing, daripada dijadikan-Nya aku seorang manusia. Apabila mereka tidak memiliki iman yang sempurna dan tidak beramal, ketika mereka mati mereka akan disiksa selama-lamanya".

Sungguh....seekor cacing pun bersyukur di jadikan cacing daripada dijadikan manusia,
karena manusia mudah sekali membuat dosa.

Dan jika Malaikat Jibril mendatangi manusia seperti Aku, Kamu dan Kalian semua...
Apa yang akan kita ucapkan ????

3 comments:

abie mengatakan...

hewan aja bisa bersyukur...kenapa kita tidak???? harus bersyukur dunk

NEW_RULE mengatakan...

jawaban manusia......"Masya Allah, Alhamdulillah aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai manusia daripada setan yang dilaknat allah...the end...

Alfian IslaMiYah mengatakan...

ASSALAMUALAIKUM WARRAHMATULLAHI WABARAKATU


Di antara kandungan hadits Rasulullah saw dalam kitab Arba'in Nawawiyyah yang ke-26 ini adalah pelajaran kepada manusia untuk mensyukuri nikmat Allah swt yang sangat melimpah dan tidak dapat dihitung.

Sebab, hadits Arba'in ini bisa dimaknai atau dipahami, “diciptakan oleh Allah terdiri dari banyak ruas, semuanya ada tiga ratus enam puluh (360) ruas. Setiap ruas ini mencerminkan kenikmatan yang Allah berikan kepada manusia. Oleh karena itu, setiap ruas ini diperintahkan untuk bersedekah, sebab atas nama setiap ruas ini merupakan ekspresi dan bentuk syukur manusia kepada Allah.” (lihat Ibn Rajab al-Hanbali dalam Jami' al-Ulum wa al-Hikam saat menjelaskan hadits ini).

Posting Komentar

Jadilah Yang Pertama Untuk Komentar
Karena Pertama Selalu Yang Terbaik
Jadilah Yang Pertama dan Yang Terbaik
Karena Anda Adalah Komentar Pertama dan Komentar Terbaik

 
Template Design By:
SkinCorner